Pada tahun 1453 M, Sultan Muhammad II atau yang dikenal sebagai Al-Fatih berhasil menaklukkan kota Konstantinopel, ibu kota Kekaisaran Romawi Timur. Dengan strategi dan keteguhan iman, pasukannya membuka gerbang kota yang selama berabad-abad dianggap mustahil ditaklukkan. Setelah kemenangan itu, nama kota diubah menjadi Istanbul dan dijadikan pusat pemerintahan Kekaisaran Utsmani. Peristiwa ini menjadi bukti kekuatan iman, kecerdikan militer, dan pemenuhan sabda Rasulullah ﷺ bahwa Konstantinopel akan ditaklukkan oleh sebaik-baik pasukan.